Bukti Bulan Pernah Terbelah Dua

Bulan terbelah dua

Sejak cukup lama, telah beredar melalui internet sebuah gambar
permukaan bulan yang diklaim sebagai bukti pernah terbelahnya bulan. Gambar aslinya dapat
dilihat pada situs Badan Antariksa Amerika (NASA).–>> lihat

Di sana terlihat sebuah ngarai (semacam kanal kering) besar yang
lurus membentang, dan mengesankan sebuah bekas patahan atau belahan
yang tersambung kembali. Tetapi, jika kita bersedia membaca lebih
jauh keterangan dari NASA mengenai gambar tersebut, orang akan
berpikir ulang untuk menyatakan bahwa ngarai tersebut merupakan
bekas terbelahnya bulan.

 Beberapa pendapat tentang bentukan alam di bulan tersebut:

1. Ilmuwan menyebutnya sebagai RILLE atau RIMA. Meskipun ada banyak
spekulasi tentang asal muasal kejadiannya, tetapi pendapat terkuat
menyatakan bahwa ia merupakan bekas kanal atau saluran lava yang keluar
dari perut bulan di masa lampau. Khusus yang berbentuk lurus seperti
Rille Ariadaeus ini, diduga merupakan patahan tanah yang turun di antara
2 sesar kerak bulan yang sejajar.

2. Rille mempunyai berbagai macam bentuk. Lurus dan panjang seperti
gambar di atas adalah salah satunya. Sisanya ada yang seperti aliran
sungai sebagaimana di bumi. Mereka ditemukan di hampir semua titik di
permukaan bulan. Lihat : http://www.lpi.usra.edu/resources/lunar_orbiter/bin/info.shtml?247

3. Rille tidaklah sepanjang yang diperkirakan. Meskipun ada yang
mencapai ratusan kilometer ,tetapi tidak ditemukan Rille yang
mengelilingi seluruh permukaan bulan. Jika bulan pernah terbelah dua dan
Rille tersebut adalah bukti bekas belahannya, tentunya kita bisa
harapkan bahwa Rille tersebut membentuk garis yang mengelilingi bulan.

Rille pada gambar di atas seolah membelah bulan karena sudut
pengambilan gambarnya. Panjangnya hanya sekitar 300 km atau 1/36 dari
10.921 km keliling permukaan bulan.

4. Utk sinuous rilles memang (mungkin) bekas aliran lava,tapi utk
linear rilles atau arkuata,sampai skrng masih blm diketahui bagaimana
terbentuknya. Banyak teori terjadinya rilles arkuata & linear
(berbentuk garis),tapi tdk mngkn (sampai kapanpun) ilmuwan mengemukakan
teori bahwa bulan awalnya terbelah,lalu menyatu lagi, kecuali orang itu
sudah gila (mereka lebih mudah untuk menjawab bahwa terbentuknya
rilles trsbt tdk diketahui drpd mengatakan awalnya bulan terbelah lalu
disatukan lagi, walaupun secara sederhana (mungkin untuk kasus apapun,
bukan cuma bulan) sesuatu yang berbentuk retakan bisa diakibatkan oleh
penyatuan 2 bagian benda atau lebih,tapi tdk melebur sempurna). Jadi
mungkin terjadinya rilles tersebut akan sulit dijawab, kecuali dalam
beberapa teori.

 “Penelitian mereka diatas, menunjukkan bukti pengetahuan bahwa bulan membentuk suatu garis panjang seperti sungai yang meliuk”
Dalam Bukhari dan Muslim, juga dalam kitab2 hadits
yang terkenal lainnya, diriwayatkan bahwa sebelum Rasulullah (saw)
hijrah, berkumpullah tokoh2 kafir Quraiy, seperti Abu Jahal, Walid bin
Mughirah dan Al ‘Ash bin Qail.

Mereka meminta kepada nabi Muhammad (saw) untuk membelah bulan. Kata
mereka, “Seandainya kamu benar2 seorang nabi, maka belahlah bulan
menjadi dua.”

Rasulullah (saw) berkata kepada mereka, “Apakah kalian akan masuk Islam jika aku sanggup melakukannya?”

Mereka menjawab, “Ya.” Lalu Rasulullah (saw) berdoa kepada Allah agar
bulan terbelah menjadi dua. Rasulullah (saw) memberi isyarat dengan
jarinya, maka bulanpun terbelah menjadi dua. Selanjutnya sambil menyebut
nama setiap orang kafir yang hadir, Rasulullah (saw) berkata, “Hai
Fulan, bersaksilah kamu. Hai Fulan, bersaksilah kamu.”

Demikian jauh jarak belahan bulan itu sehingga gunung Hira nampak
berada diantara keduanya. Akan tetapi orang2 kafir yang hadir berkata,
“Ini sihir!” padahal semua orang yang hadir menyaksikan pembelahan bulan
tersebut dengan seksama. Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir,
memang benar bisa saja “menyihir” orang yang ada disampingnya akan
tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada di tempat itu. Lalu
mereka pun menunggu orang2 yang akan pulang dari perjalanan.

Orang2 Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti
orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan yang
pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, orang2 musyrik pun
bertanya, “Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?” Mereka
menjawab, “Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan
terbelah

menjadi dua dan saling menjauh masing2-nya kemudian bersatu kembali…”

Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir ingkar).

Atas peristiwa ini Allah SWT menurunkan ayat Al Qur’an: “Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan. Dan jika
mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mu’jizat), mereka
berpaling dan berkata: “(Ini adalah) sihir yang terus menerus.” Dan
mereka mendustakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang
tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya. Dan sesungguhnya telah datang
kepada mereka beberapa kisah yang di dalamnya terdapat ancaman (dari
kekafiran). Itulah suatu hikmah yang sempurna maka peringatan-peringatan
itu tidak berguna (bagi mereka).” (QS Al-Qamar 54] : 1-5)

This entry was posted in Islam dan Sains and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s