Antara Dunia Shinobi dan Mentoring


Dalam dunia shinobi, di setiap desa pada tahun ajaran yang berbeda, dilaksanakan pembagian kelompok yang terdiri dari tiga orang anggota dengan tingkat level genin dan satu orang ketua sekaligus guru dengan tingkat level jonin. Setiap anggota berasal dari klan yang berbeda, termasuk di dalamnya klan uchiha, nara, uzumaki, hatake, dll. Dalam dunia permentoringan, setiap memasuki jenjang pendidikan baru, akan dilakukan pembagian kelompok yang terdiri dari sepuluh orang menti (yang  berasal dari daerah dan karakter yang berbeda) dan satu orang pementor.

Dalam dunia shinobi, ketua kelompok sekaligus guru bertanggung jawab atas perkembangan ketiga anggotanya, baik perkembangan taijutsunya, ninjutsunya ataupun jutsu-jutsu lain yang menunjang anggotanya untuk menjadi ninja hebat. Untuk itu, ketua kelompok perlu tahu terlebih dahulu elemen dasar yang dikuasai anggotanya atau kemampuan yang menonjol anggotanya. Dalam dunia permentoringan, pementor bertanggung jawab atas perkembangan mentinya, baik ruhiyah, jasadiyah maupun fikriyahnya, serta sisi-sisi lain yang menunjang dirinya untuk menjadi ikhwan tangguh nan tak rapuh. Selain itu, pementor perlu tahu juga karakter maupun kelebihan yang menonjol mentinya, agar memudahkan pementor jika sewaktu-waktu data-data tersebut diperlukan.

Dalam dunia shinobi, setiap kelompok akan menjalankan misi dengan grade dan lokasi yang bervariasi dengan tujuan untuk meningkatkan pengalaman bertarung di lapangan. Dalam dunia permentoringan, setiap kelompok dianjurkan melaksanakan beberapa media tarbiyah dengan model yang berbeda. Bisa berupa tafakur alam, mabit, ifthor, bedah buku, seminar, kajian, futsalan, dll, dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas diri sebagai seorang muslim.

Dalam dunia shinobi, kelompok yang akan menjalankan misi terlebih dahulu menyusun rencana dan mensimulasikannya dua atau tiga kali ke dalam pikiran masing-masing, sehingga tingkat keberhasilan menjalankan misi dapat naik menjadi beberapa persen. Rencana yang disusun harus berdasarkan jenis misi yang ditugaskan, apakah itu penyergapan, perlindungan terhadap penduduk desa, pemecahan kode, atau penghancuran. Dalam dunia permentoringan, perencanaan yang diimbangi dengan penyusunan standar minimal atau keberhasilan adalah langkah awal untuk mencapai keberhasilan sebesar 50 % dari sasaran yang ingin yang dicapai.

Dalam dunia shinobi, salah satu jalan ninja seorang ninja adalah bertarung sampai mati terlepas dari seberapa kuat musuh yang dihadapi. Dalam dunia permentoringan, optimisme tinggi untuk meraih kemenangan adalah harga mutlak (dengan tidak menghiraukan tawakal kepada Alloh) karena seorang muslim memiliki Islam sebagai aqidahnya yang benar dan memiliki dua instrument pendukung untuk melejitkan tingkat keberhasilan secara eksponensial yaitu lembaga dakwah sebagai bentuk metamorphosis dari ukhuwah dan keluarga sebagai tempat untuk memanifestasikan cinta. Karena sejatinya lembaga dakwah dan keluarga adalah organisasi sekaligus tim yang akan mengantarkan orang-orang muslim menuju kemenangan.

Dalam dunia shinobi, ninja terbaik dengan pengalaman bertarung yang memadai ditambah penguasaan jutsu yang melebihi ninja lainnya, memiliki kearifan serta kemampuan komunikasi yang komunikatif, akan ditunjuk sebagai kage untuk memimpin desa. Dalam dunia permentoringan, ikhwan terbaik dengan keseimbangan pada ketiga sisinya (fikriyah, jasadiyah dan ruhiyah) akan diposisikan sebagai qiyadah dan sebagian lagi menjadi jundinya. Perbedaan posisi ini bukan berarti untuk saling merendahkan atau saling menginginkan, tetapi untuk saling menguatkan.

Dalam dunia shinobi, desa perlu membentuk aliansi dengan desa-desa lain disekitanya. Dengan demikian posisi masing-masing desa akan kuat tanpa perlu khawatir hancur akibat serangan musuh. Dalam dunia permentoringan, ukhuwah menjadi dasar pemantapan kekuatan seluruh kelompok. Ukhuwah yang bukan sekedar kata tapi benar-benar ada dan dapat terjamah oleh indra.

Dalam dunia shinobi, musuh kerap kali menyelinap ke dalam desa sebagai mata-mata, penghianat ataupun dalam pengaruh genjutsu yang bertugas untuk membeberkan data dan informasi rahasia desa, dengan sasaran penguasaan secara menyeluruh terhadap system pemerintahan desa, menghancurkan desa atau penguasaan jutsu baru dengan level A. Dalam dunia permentoringan, kasus serupa dapat saja terjadi.

Dalam dunia shinobi, dalam kurun waktu beberapa tahun, ketiga ninja pada masing-masing kelompok yang semula berposisi sebagai anggota dengan level genin akan berubah posisi sebagai ketua kelompok sekaligus guru dengan level jonin bagi kelompoknya yang baru. Dalam dunia permentoringan, dalan waktu tertentu, kesepuluh menti pada masing-masing kelompok diharapkan dapat bertransformasi menjadi pementor bagi kelompok barunya kelak. Sehingga ada regenerasi tanpa khawatir terjadi missing link.

Dalam dunia shinobi, beberapa klan mendapatkan posisi sesuai kemampuannya. Klan nara misalnya, dengan kecerdasan yang mereka miliki (tingkat IQ minimal 200) diposisikan sebagai pengatur strategi pertempuran maupun pemerintahan sekaligus menganilisis strategi-strategi musuh. Klan uchiha, sering disebut sebagai mesin tempur dikarenakan kemampuan bertarung mereka di lapangan berada di atas rata-rata ninja lainnya. Klan aburame, umumnya ditempatkan sebagai mata-mata atau pencari informasi secara diam-diam. Tugas ini dibebankan kepada mereka, karena klan aburame memiliki teknik khusus yang mampu mengendap ke pertahanan musuh tanpa diketahui. Dalam dunia permentoringan, kalaupun Anda seorang yang hanya bisa ngebut, tak ada keterampilan lainnya, bertapa berharganya Anda sebagai penjemput ustadz pengisi kajian yang rumahnya nan jauh di sana. Dan misalkan Anda seorang yang agak pelit soal uang, ada jabatan bendahara rohis menanti. Ketika Anda hanya seorang yang suka jajan, Anda adalah referensi untuk seksi konsumsi dalam mencari konsumsi terlezat dan termurah. Ketika Anda seorang yang suka bertualang, Anda akan menjadi referensi dan surveyor tangguh tim outbound Islami. Ketika Anda hanya kenal para sopir, bukankah kita perlu seksi transportasi? Pun kalau Anda bercita-cita menjadi pebisnis sukses, mengapa tak sejak sekarang belajar dalam seksi dana usaha?.

Sumber

This entry was posted in cerita teladan, Dakwah. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s